Doa ku untuk mu di malam Nisfu Syaban

Di tengah malam kala hujan datang membasahi bumi
Rintik di atas genting membuat detak jantungku tak berirama
Dalam dekapan dingin membuat malam ini semakin kelam dan sunyi
 
Buaian mimpi tentang mu pun tak dapat ku raih
Seiring lelapnya aku menunggu mu
Warna-warni cat dikamar ku berubah menjadi gelap
Apakah gerangan yang menimpa mu
 
Sajadah telah ku gelar
dan wajah ku hadapkan kiblat
Kedua tangan ku terangkat, memuji kebesaran MU
Kalimat pun mengalir penuh hikmat
Seiring kesadaran aku pada keberadaan mu
 
Sepenuh rasa dan jiwa ku
Saat telunjuk ku mengakhiri semuanya aku berdoa
untuk mu (AIRIN) “S’moga engkau selalu mendapatkan Rahmat Nya”
 
 

Tuhan begitu payah aku membawa diri ini
Seolah tak ada daya untuk bangkit
Melewati liku takdir ku

Apakah aku sudah tak layak lagi
Apakah salah jika aku memilih mati
Merelakan semua yang telah pergi
dan kembali arungi wahana tak pasti

Ku sudah muak dengan diri ini
Terdera dan terseok oleh realiti
Tuhan lepaskanlah uji diriku ini
Agar ku dapat cinta kekal nan abadi

Iklan
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: