Monthly Archives: April 2011

Muslimah Sejati yang Hakiki pada Sikap Ikhlas

Gemricik air membasahi tempat ku berpijak

Gerimis menambah dingin suasana pagi

Bumi pun tersenyum menghilangkan dahaga

Udara pagi terasa segar

Seorang muslimah menyapu pekarangan

Setiap hari sebelum matahari terbit

Pandangannya tak lepas dari kemuliaan hatinya

Kadang dihatinya selalu bertanya

Apakah dosa selalu bersama aku ??

Beribukali istighfar berkumandang dalam hatinya

Mengartikan sebuah keikhlasan.

Sesungguhnya rahasia ketentraman bathin ada pada rohani

Kemurnian akan keikhlasan, kesabaran, dan rendah hati

Berwujud pada ketaqwaan.

Ikhlas sebagaimana bisa menyikapi diri

Ikhlas sebagaimana bisa memberi

Ikhlas sebagaimana bisa melupakan

Ikhlas sebagaimana bisa menerima

Ikhlas sebagaimana bisa menghadapi

Ikhlas sebagaimana bisa menjalankannya

Sesungguhnya kita ini milik Allah dan akan kembali kepada Allah

Iklan

PERHIASAN PALING MURAH NAMUN BERNILAI TINGI DAN INDAH

Perhiasan Paling indah didunia adalah Wanita

Wanita yang pandai, Pandai menutup diri

Menutup diri dalam kedholiman

Menjaga lisan dan prilakunya

Menuntun akhlak dan akidah menuju sorga

Menyakini lelaki sebagai imam yang patut dibanggakan

Mengingatkan imam ketika salah

Dan.. selalu tersenyum untuk mengairahkan rumahtangganya

Salah satu wujud dari perhiasan wanita yang perlu dilakukan oleh seorang muslimah adalah menggunakan Jilbab.

Banyak wanita yang salah dalam mendefinisikan Jilbab dan kerudung. Dimana seorang wanita belum dikatakan memakai jilbab apabila lekuk tubuh masih terlihat.

Apakah alas an dari para akhwat ini belum bisa menggunakan jilbab…

Saya rasa jawabannya beraneka ragam sesuai dengan kepentingan dan kebutuhanya

Namun salah satu alasan tersebut mungkin ada dalam penilaian yang saya utarakan diantaranya :

  1. Belum tahu tujuan, hikmah dan hukumnya
  2. Tahu tapi belum siap
  3. Pengaruh keluarga, Lingkungan , pendidikan, kebiasaan dan budaya sekuler
  4. Anggapan kalau islam hanya ritual sholat, haji dll tidak perlu memakai jilbab.
  5. Anggapan yang penting aku baik
  6. Pengalaman jelek pada wanita berjilbab yang buruk akhlaknya
  7. Memakai jilbab membuat mahkola tidak terlihat indah karena tertutup kain
  8. Berfikir masih banyak wanita yang berjilbab bahkan jebolan pesantren tapi masih berakhlak buruk
  9. Khawatir sang ikhwan tidak ada yang melirik jadi menunggu memakai jilbab setelah menikah
  10. Takut dibilang sok suci
  11. Belum tahu dosa besar dengan siksa pecut api neraka pada bagian aurat yang terbuka

Apabila Jilbab merupakan upaya seseorang untuk menutupi aurat, mengapa mesti menunggu nanti..?

Apabila Jilbab merupakan upaya seseorang untuk terhindar dari fitnah, kemaksiatan, dan porno aksi, mengapa tidak sekarang..?

Apabila Jilbab merupakan kewajiban seorang wanita muslim, mengapa tidak dimulai sewaktu baligh..?

Dan.. Apabila Jilbab upaya untuk menjaga cinta, kasih dan sayang kepada suami, mengapa tidak dipertahankan..?

Semoga Jilbab dapat menjadikan wanita muslim menjadi lebih manis dan angun dalam berbuat dan bertuturkata baik di lingkungan maupun dalam keluarganya. Amin.

Kerinduanku akan keindahan jilbab yang engkau gunakan selalu terpelihara dengan tentram disanubariku.

Amin

Pelangi Malam

Ketika tetes air mata mengalir…

Kepedulian ku padamu tak akan surut

Ketika kau tak mempedulikan…

Aku masih tegar berdiri menunggu

Ketika kau mencintai orang lain ku…

Ku akan tersenyum dan katakan

“Aku bahagia untukmu”

Aku lelaki yang tak kan bisa melukai hati mu

Aku lelaki terkasih haus akan gairah mu

Cinta yang terajut masih di nanti dan di damba

Kobarkan mimpi yang pernah bertakhtah dan terluka

Kegembiraan ku melihat engkau tersenyum

Ku relakan cinta mu bahagia, walaupun bukan dengan diri ku

Cinta ku bukan pengecut yang lari dari medan

Cintailah dengan hati ikhlas mu

Cintailah hingga tumbuh sayang dan perhatian mu

Cintailah hingga tak akan ditinggalkan

Dan………. Cintailah,meskipun menikuk

Aku hanya Insan yang tak ingin dilupakan

Walaupun aku tau bahwa engkau bukanlah pilihan

Doa ku Untuk Mu… (Anggrayni)

Sejalan waktu aku sempat tersengat oleh tingkah mu
Terjerat dalam gemerlap kata dan sayang mu
Serjuta senyum dan pesonamu tak akan terhapus oleh waktu
Aku selalu ada untuk mu meski tak mungkin aku menghampiri
dan Bayang mu mengunjungiku di malam yang larut
dan kaupun hadirkan kembali harapan  itu.

Hanya sebatas bayangan mu telah membuat ku merindu
Kekuatan cinta ini tak kan pernah rapuh
terlebih lenyap oleh waktu
Aku hanya bercinta dengan diriku
Aku adalah pemimpi yang terbang tanpa senyuman
Diperaduan kita bertemu bercengkrama tanpa kenal pagi
Akulah Pujangamu dan engkaulah inspirasi ku

Aku sakit,di sini di dalam hatiku
Hanya ada kosong harapan dan pilu…
dan kini ku tersenyum …….
Menyaksikan engkau bermain dalam aura hidupku
S’moga jalan yang engkau lalui tak terjal nan berliku
dan bukan mimpi seperti yang kita lalui
Amin