SEPUTAR PERUT KEMBUNG DAN CARA MENGATASINYA

Gejala dan Sebab

Sakit maag yang banyak ditemukan di masyarakat adalah sakit maag fungsional.

Sakit maag fungsional disebabkan oleh berbagai factor. Keluhan yang timbul bisa terjadi karena akibat peningkatan asam lambung yang berlebihan didalam lambung. Boleh disebutkan terjadinya banjir asam lambung. Keadaan ini dapat disebabkan oleh  makanan dan minuman tertentu, misal makan makanan yang terlalu asam, pedas , minum kopi atau alkohol. Sering terlambat makan atau makan tidak teratur juga dapat menjadi penyebab timbulnya sakit maag fungsional. Selain itu stress fisik dan psikis juga dapat merangsang produksi asam lambung berlebih sehingga mengakibatkan gangguan maag.

Selain asam lambung yang berlebih lambung juga bisa terganggu akibat naiknya cairan empedu dari usus dua belas jari menuju lambung bahkan dapat naik sampai kerongkongan. Adanya cairan empedu yang naik dapat menyebabkan gangguan pada lambung sampai menyebabkan kerusakan dinding dalam lambung.

Motilitas atau pergerakan lambung juga salah satu factor penyebabkan gangguan sakit maag fungsional. Adanya pengosongan lambung yang lambat berakibat kontak makanan dan cairan lambung lebih lama dari biasanya dan hal ini tentunya akan menyebakan gangguan pada lambung.

Gagguan gerakan motorik system saluran cerna lain yang juga dapat menyebabkan sakit maag fungsional antara lain : penyebaran makanan yang tidak seimbang dalam perut, pengakomodasian dalam perut yang tidak seimbang, antral hypomotility (biasanya yang menyebabkan seseorang muntah-muntah karena gerakan perut yang abnormal), gastric dysrhythmias atau gerakan lambung yang lebih lambat dibandingkan gerakan normal perut (tachygastrias, bradygastrias, dan mixed dysrhythmias), dan perubahan gerakan usus dua belas jari dalam tubuh.

Perubahan fungsional atau gerakan sistem pencernaan dalam tubuh terutama yang terjadi setelah makanan dicerna biasanya akan menyebabkan melambatnya pengosongan ruang perut sehingga ukuran otot perut mengembang lebih dari ukuran normal dan Anda pun akan merasa kembung dan mual.

Menurut laporan, pengosongan ruang lambung terjadi pada 30% pasien maag, dan 70% dari pasien tersebut disebabkan oleh gerakan abnormal dari sistem pencernaan.

Penyebab sakit maag organik

Sebelum menjelaskan tentang penyebab sakit maag yang organik, kelainan yang bisa ditemukan pada saat pemeriksaan endoskopi saluran cerna atas sehingga sakit maagnya dikelompokkan menjadi sakit maag organik yaitu ditemukannya luka pada kerongkongan, ditemukan tukak pada lambung dan atau usus dua belas jari. Selain itu adanya polip atau tumor ganas pada pemeriksaan endoskopi pasien dengan keluhan sakit maag tersebut juga merupakan sakit maag yang organik. Walaupun secara statistik adanya tumor pada saluran cerna bagian atas ditemukan kurang dari 1 % pada pasien dengan keluhan sakit maag tersebut kita harus tetap mewaspadai adanya kemungkinan kanker lambung pada pasien dengan krluhan sakit maag tersebut.

Riwayat obat-obatan terutama penggunakan obat rematik atau obat-obatan untuk menghilangkan rasa nyeri terutama nyeri sendi juga harus dicurigai sebagai penyebab dari keluhan sakit maag yang timbul. Selain itu sering juga akibat penggunakaan obat sakit kepala yang rutin juga bisa membuat masalah di lambung dan menyebabkan kelainan organik. Obat pengencer darah yang juga sering digunakan oleh pasien dengan penyakit jantung koroner seperti asam asetil salisilat juga bisa menyebabkan masalah pada lambung.

Kuman Helicobacter pylori merupakan kuman yang juga harus dipikirkan sebagai penyebab seseorang mengalami sakit maag tersebut. Kuman Helicobacter pylori ini merupakan satu-satunya kuman yang hidup dilambung dan jika kuman ini hidup didalam lambung kita, keberadaan kuman ini akan membuat masalah. Kelainan yang timbul akibat adanya kuman didalam lambung ini cukup bervariasi dari tanpa keluhan, adanya merah-merah pada dinding dalam lambung, tukak pada lambung dan usus dua belas jari. Bahkan adanya kuman ini dapat menyebabkan tumor pada lambung. Berbeda dengan kuman pecernaan lainnya kuman Helicobater pylori ini bisanya tidak menyebab keluhan dan setelah bertahun-tahun dilambung baru menimbulkan masalah. Oleh karena itu adanya kuman ini harus selalu dipastikan apabila seseorang mengalami masalah dengan sakit maagnya.

Apabila seseorang mengalami sesuatu yang tidak beres pada daerah ulu hatinya maka, yang juga harus dipikirkan adalah apakah ada keluhan lain yang sering kita sebut tanda bahaya (alarm symptom) pada seseorang tersebut. Tanda bahaya yang harus diperhatikan antara lain selain nyeri di ulu hati apakah ada keluhan buang air besar yang hitam, keluhan muntah-muntah apalagi dengan keluhan muntah darah, berat badan turun tanpa sebab yang jelas, dan adanya lemas disertai pucat. Selain itu jika seseorang merasakan keluhan nyeri ulu hati tersebut pertama kali pada saat sudah berusia lebih dari 45 tahun maka sakit maag yang dialami saat ini harus dipikirkan karena penyebabnya organik.

Selain gangguan pada saluran pencernaan atas keluhan sakit pada daerah ulu hati tersebut dapat disebabkan oleh penyakit lain antara lain adanya kelainan pada kandung empedu baik berupa pasir-pasir, batu atau hanya berupa radang pada kandung empedu juga bisa menimbulkan keluhan didaerah ulu hati. Beberapa kali penulis mendapatkan pasien yang sudah diobati oleh dokter lain sebagai sakit maag biasa ternyata saat dilakukan pemeriksaan ultrasonografi ternyata ditemukan adanya batu pada kandung empedu. Tentunya setelah masalah batu empedunya diobati keluhan sakit maagnya menjadi berkurang. Berbagai penyakit kronis lain seperti Diabetes Mellitus (DM) penyakit gondok berupa kelainan peningkatan hormone gondok bisa menyebabkan gangguan pada maag pasien tersebut. Penyakit pada pencernaan lain seperti gangguan liver adanya gangguan penyerapan pada makanan (malabsorbsi) juga bisa menimbulkan keluhan pada lambungnya.

Makanan dan minuman yang harus dihindari adalah:

a.Makanan dan minuman yang banyak mengandung gas dan terlalu banyak serat, antara lain sayuran tertentu (sawi, kol), buah-buahan tertentu (nangka, pisang ambon), makanan berserat tertentu (kedondong, buah yang dikeringkan), minuman yang mengandung gas (seperti minuman bersoda).

b.Minuman yang merangsang pengeluaran asam lambung antara lain : kopi, minuman beralkohol 5-20%, anggur putih, sari buah sitrus, susu.

c.Makanan yang sulit dicerna yang dapat memperlambat pengosongan lambung. Karena hal ini dapat   menyebabkan peningkatan peregangan di lambung yang akhirnya dapat meningkatkan asam lambung antara lain makanan berlemak, kue tart, coklat dan keju.

d.Makanan yang secara langsung merusak dinding lambung yaitu makanan yang mengandung cuka dan pedas, merica dan bumbu yang merangsang.

e.Makanan yang melemahkan klep kerongkongan bawah sehingga menyebabkan cairan lambung dapat naik ke kerongkongan antara lain alkohol, coklat, makanan tinggi lemak, gorengan.

Kegiatan yang meningkatkan gas didalam lambung juga harus dihindarkan antara lain makan permen khususnya permen karet serta merokok.

Gejala – gejala sakit maag

Sakit mag pada umumnya merupakan hal yang banyak dijumpai pada masyarakat dari berbagai usia, profesi, maupun lapisan masyarakat. Sebagian besar masyarakat pernah mendengar dan mengetahui pencetus terjadinya sakit mag seperti terlambat makan, makan tidak teratur, makanan atau minuman yang merangsang produksi asam lambung, serta stress.

Meski demikian, mungkin banyak dari kita yang belum sepenuhnya memahami gejala-gejala sakit maag. Rasa Perih pada lambung/pada ulu hati merupakan hal yang sering disebut sebagai sakit mag. Faktanya, gejala sakit mag tersebut tidak harus terasa perih dulu. rasa tidak nyaman pada lambung/ulu hati yang dibarengi dengan mual atau kembung dan sering sendawa atau cepat merasa kenyang juga merupakan gejala sakit mag.

Sakit maag biasa disebut dyspepsia yaitu gejala-gejala kelebihan asam lambung. Saat tingkat asam lambung meningkat, maka lambung akan mengalami gejala Kembung dan sendawa. Gejala yang terjadi karena essensi dari sakit maag ini adalah adanya peningkatan asam lambung yang berlebihan menghasilkan gelembung-gelembung gas di dalam lambung sehingga seseorang merasakan kembung.

Rasa penuh pada perut atau yang biasa disebut sebah atau begah juga merupakan gejala sakit mag yang sering kali tidak disadari. Hal ini bisa dirasakan pada saat sebelum maupun sesudah makan. Penyebabnya juga asam lambung yang berlebihan.

Selain rasa kembung, mual, rasa penuh pada perut atu sebah dan begah, ada juga gejala lain yang sering kali tidak disadari sebagai gejala sakit mag. Gejala tersebut adalah rasa pahit yang dirasakan di mulut. Rasa pahit ini timbul karena asam lambung yang berlebihan mendorong naik ke kerongkongan sehingga kadang kala timbul rasa asam ataupun pahit pada kerongkongan dan mulut.

Dengan demikian, bila anda merasakan gejala-gejala seperti mual, kembung, sebah atau begah, maupun rasa pahit di lidah, walaupun anda tidak merasakan rasa perih pada lambung, bisa jadi anda mengalami gejala sakit mag akibat asam lambung yang berlebih. Oleh karena itu, makan teratur dan menghindari faktor pencetus terjadinya sakit mag merupakan hal yang sangat penting untuk mencegah terjadinya sakit mag.

Berikut penjelasan lebih dalam tentang gejala2 tersebut :

Sendawa

Sendawa (burping/belching) adalah keluarnya gas dari saluran cerna (kerongkongan dan lambung) ke mulut yang disertai adanya suara dan kadang-kadang bau.

Timbulnya suara tersebut disebabkan oleh getaran udara / gas pada katub kerongkongan saat keluarnya gas. Hal ini merupakan hal yang sangat umum bisa terjadi pada siapa saja, dan merupakan usaha untuk melepaskan udara yang terperangkap di lambung yang biasanya menimbulkan ketidak nyamanan di saluran cerna.

Penyebab sendawa:
– Makan/minum terlalu cepat
– Menelan udara
– Minum minuman berkarbonasi
– Obat-obatan tertentu seperti metformin
– Orang yang sedang cemas
– Jika disertai gejala-gejala dispepsia merupakan salah satu tanda penyakit maag

Selain karena banyaknya gas yang terperangkap di lambung sendawa juga dapat disebabkan karena kebiasaan semata. Untuk beberapa orang sendawa dianggap sebagai suatu cara untuk mengurangi ketidaknyamanan di perut walaupun bukan karena peningkatan kadar gas.

Sendawa tidak sesederhana yang dipikirkan, namun berhubungan erat dengan koordinasi beberapa aktivitas. Laring harus selalu tertutup supaya cairan ataupun makanan yang naik dari lambung tidak masuk ke paruparu. Saat menelan laring terangkat secara otomatis dan sejalan dengan itu katup kerongkongan atas terbuka sehingga mempermudah gas keluar dari kerongkongan ke tenggorokan.Katup kerongkongan bawah juga terbuka sehingga gas dapat naik dari lambung ke kerongkongan. Saat itu semua terjadi diafragma turun ketika menarik nafas. Terjadi peningkatan tekanan di rongga perut dan penurunan tekanan di rongga dada yang menyebabkan keluarnya udara dari lambung (di rongga perut) ke kerongkongan (di rongga dada).

Jika rasa tidak nyaman di perut bukan karena peningkatan gas , sendawa tidak menyelesaikan masalah. Jika demikian berarti ada hal lain di perut yang perlu ditatalaksana dan harus dicari penyebabnya. Sendawa merupakan suatu gejala yang bisa disebabkan oleh penyakit di saluran cerna dan kondisi yang menyebabkan ketidaknyamanan di rongga perut.

Kembung
Untuk memahami kembung ada 2 hal yang harus diketahui:
  1. Gejala/bloating: merupakan perasaan (subyektif) perut seperti lebih besar dari normal, jadi merupakan suatu tanda atau gejala ketidaknyamanan, merupakan hal yang lebih ringan dari distention.
  2. Tanda/distention: merupakan hasil pemeriksaan fisik (obyektif) dimana didapatkan bahwa perut lebih besar dari normal, bisa didapatkan dari observasi saat menggunakan baju jadi  kesempitan dan lambung jelas lebih besar dari biasanya
Ada 3 hal yang dapat menyebabkan membesarnya ukuran perut dan harus dibedakan, yaitu air,udara, dan jaringan dalam perut.

Kembung dibedakan menjadi 2 bagian yaitu:

  1. Berkelanjutan, biasanya akibat adanya massa atau pembesaran organ dalam perut seperti tumor, cairan (asites), atau jaringan lemak (kegemukan)
  2. Sementara/hilang timbul , yang berhubungan dengan peningkatan gas atau cairan dalam lambung, usus halus maupun usus besar.
Penyebab kembung:
  1. Produksi gas yang berlebihan
    Produksi gas yang berlebihan biasanya disebabkan oleh bakteri, melalui 3 mekanisme. Pertama, jumlah gas yang dihasilkan oleh setiap individu tidak sama sebab ada bakteri tertentu yang menghasilkan banyak gas sementara yang lainnya tidak. Kedua, makanan yang sulit dicerna dan diabsorbsi di usus halus menyebabkan banyaknya makanan yang sampai di usus besar sehingga makanan yang harus dicerna bakteri akan bertambah dan gas yang dihasilkan bertambah banyak. Contohnya adalah pada kelainan intoleransi laktosa, sumbatan pancreas, dan saluran empedu. Ketiga, karena keadaan tertentu bakteri tumbuh dan berkembang di usus halus dimana biasanya seharusnya di usus besar. Biasanya hal ini berpotensi meningkatkan flatus (buang angin/kentut)
  2. Sumbatan mekanis
    Sumbatan dapat terjadi di sepanjang lambung sampai rectum, jika bersifat sementara dapat menyebabkan kembung yang bersifat sementara. Contohnya adalah adanya parut di katub lambung yang dapat mengganggu aliran dari lambung ke usus.  Sesudah makan makanan bersama udara tertelan, kemudian setelah 1-2 jam lambung mengeluarkan asam dan cairan dan bercampur dengan makanan untuk membantu pencernaan. Jika terdapat sumbatan yang tidak komplit makan makanan dan hasil pencernaan dapat masuk ke usus dan dapat mengatasi kembung. Selain itu kondisi feces yang terlalu keras juga dapat menjadi sumbatan yang dapat memperparah kembung.
  3. Sumbatan fungsional
    Yang dimaksud sumbatan fungsional adalah akibat kelemahan yang tejadi pada  otot lambung dan usus sehingga gerakan dari saluran cerna tidak baik yang menyebabkan pergerakan makanan menjadi lambat sehingga terjadi kembung. Hal ini bisa terjadi pada penyakit gastroparesis, irritable bowel syndrome(IBS) dan Hirschprung’s. Selain itu faktor makanan seperti lemak juga akan memperlambat pergerakan makanan, gas, dan cairan ke saluran cerna bawah yang juga berakibat kembung. Serat yang digunakan untuk mengatasi sembelit juga dapat menyebabkan kembung tanpa adanya peningkatan jumlah gas, namun adanya kembung ini disebabkan oleh melambatnya aliran gas ke usus kecil akibat serat.
  4. Hipersensitifitas saluran cerna
    Beberapa orang ada yang memang hipersensitif terhadap kembung , mereka merasakan kembung padahal  jumlah makanan, gas, dan cairan di saluran cerna dalam batas normal, biasanya bila mengkonsumsi makanan yang mengandung lemak.

Flatus/Kentut
Flatus merupakan keluarnya gas dalam saluran cerna melalui anus yang bersumber dari udara yang tertelan atau hasil produksi dari bakteri. Namun terjadinya flatus lebih sering diakibatkan oleh produksi dari bakteri di saluran cerna  atau usus besar berupa hidrogen dan atau methan pada keadaan banyak mengkonsumsi kandungan gula dan polisakarida. Contoh gula adalah seperti laktosa (gula susu) , sorbitol sebagai pemanis rendah kalori, dan fruktosa pemanis yang biasanya digunakan pada permen dan minuman.

Zat tepung  juga sering menjadi sumber gas, kandungan polisakarida dari gandum, kentang, jagung dan beras. Beras menghasilkan gas yang relatif lebih sedikit dibanding yang lainnya. Zat tepung dari padi-padian yang belum diproses menyebabkan lebih banyak gas dibandingkan dengan biji-bijian yang sudah mengalami proses karena kandungan seratnya masih utuh, dimana serat merupakan bahan yang tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan namun akan dimetabolisme oleh bakteri sehingga menghasilkan gas.

Banyak mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan  yang mengandung selulosa tidak menghasilkan banyak gas sebab selulosa  dimetabolisme sedikit oleh bakteri, kecuali jika buah atau sayuran tersebut mengandung lebih banyak gula atau polisakarida dibanding selulosa. Gas tertelan dalam jumlah wajar tidak dapat dihindari dan gas dari hasil produksi bakteri juga akan terus berlangsung namun secara fisiologis gas itu akan dikeluarkan dari saluran cerna melalui flatus dengan mekanisme kontraksi otot usus untuk menghindari menumpuknya gas di saluran cerna. Gas juga dapat diserap ke aliran darah dan akan dikeluarkan melalui pernafasan.

Gas tertelan dalam jumlah wajar tidak dapat dihindari dan gas dari hasil produksi bakteri juga akan terus berlangsung namun secara fisiologis gas itu akan dikeluarkan dari saluran cerna melalui flatus dengan mekanisme kontraksi otot usus untuk menghindari menumpuknya gas di saluran cerna. Gas juga dapat diserap ke aliran darah dan akan dikeluarkan melalui pernafasan.

Diagnosis Sendawa Kembung, dan Flatus
Untuk mengatasi sendawa, kembung dan flatus beberapa hal yang harus diteliti adalah:
  • Riwayat penyakit
    Jika kembung berkesinambungan pembesaran organ dalam abdomen, cairan abdomen, tumor, atau kegemukan mungkin menjadi penyebabnya. Jika kembung terjadi bersamaan dengan meningkatnya flatus hal ini biasanya disebabkan oleh aktifitas bakteri. Riwayat diet seperti susu atau olahan susu, sorbitol, laktosa, kemungkinan tidak tercernanya gula dengan baik dapat juga menyebabkan kembung.
  • Pemeriksaan dengan sinar X
  • Pemeriksaan pengosongan lambung
  • USG, CT scan, dan MRI
  • Test Gangguan penceraan dan gangguan penyerapan
  • Test nafas dengan hidrogen dan methan

Mengatasi Sendawa Kembung, dan Flatus
Untuk  mengatasi peningkatan gas dalam saluran cerna tergantung dari penyebabnya. Jika peningkatan gas disebabkan oleh sakit maag maka penyakitnya sendiri harus diatasi dulu. Selain itu pemberian simeticone juga mampu mengatasi gas.
Jika akibat konsumsi gula yang berlebihan seperti laktosa, sorbitol, dan fruktosa dapat diatasi dengan menghindari bahan tersebut dari diet sehari-hari. Jika akibat intoleransi laktosa dapat ditambahkan enzim sehingga laktosa dapat dimetabolisme dengan baik.

Minum yoghurt dengan kandungan laktosa yang sebagian dapat dicerna oleh bakteri juga mengasilkan gas yang lebih sedikit dibanding susu.

Pertumbuhan bakteri yang berlebihan biasanya diterapi dengan pemberian antibiotik. Namun terapi ini kurang efektif dan bersifat sementara, dapat juga dengan pemberian probiotik

Sumber: Dr.Ari Fahrial Syam SpPD-KGEH,MMB (Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM), Dr Helmin Agustina Silalahi
Iklan
Post a comment or leave a trackback: Trackback URL.

Komentar

  • anang nurcahyo  On Maret 4, 2011 at 2:58 pm

    pembahasan luar biasa. banyak ilmu dari posting ini. terima kasih

  • wildan  On Januari 29, 2012 at 10:27 pm

    Saya punya penyakit perut kurang lebih 5 bulanan. Mungkin sudah bisa dibilang kronis penyakit ini. Berkali-kali berobat ke dokter (spesialis) penyakit dalam, bahkan dokter kejiwaan (psikiater) sekalipun sudah saya lakukan. Alhasil, meskipun dengan obat “super mahal” yang diresepkan dokter untuk diminum, tetap saja penyakit ini ‘stay’ ditubuh ini. Waktu itu dokter memvonis penyakit saya itu penyakit maag. Tapi saya masih bingung. Dulu sekitar 5 tahun yang lalu memang pernah mengalami sakit maag. Sehingga sempat dirawat sekitar satu minggu di rumah sakit. Waktu itu perut saya melilit bukan main hebatnya, Tapi anehnya, sakit saya yang sekarang, perut tidak melilit, melainkan kembung, panas, badan lemes, pusing, tidak bisa narik nafas perut, detak jantung seperti terasa keras tetapi tidak berirama (deg deg ddddeg deg deg). Nah pas saat nada ‘ddddeg’ itu terasa sekali ke jantung. Apabila diliat perut saya bagian ulu hati, terlihat sekali kalau ulu hati berdenyut kencang. Sebenarnya apa penyakit saya ini?? Dan apa yang harus saya lakukan agar bisa sembuh dari penyakit ini?? Mohon bantu saya, kalau bisa balesannya ke email saya (asse.cutter@gmail.com) trims

    • rozaxandriana  On Februari 2, 2012 at 3:08 am

      Maaf sebelumnya saya terangkan dahulu bagaimana proses terjadinya kembung di perut saya karena saya bukan seorang pfofesional hanya seorang yang pernah menjalani terapi ini.
      1. saya mengalami kembung karena saya sering pulang kerja malam dengan kendaraan roda 2 (ada kemungkinan masuk angin) namun dalam kedokteran masuk angin itu tidak ada. Artinya yang terjadi adalah karena adanya naiknya asalam lambung dan telat makan sehingga udara pada lambung penuh. Solusi tradisional adalah dengan cara di kerok maksudnya adalah untuk membuat otot menjadi rileks akibatnya darah mengalir lancer dan penderita biasanya jadi merasa seger (padahal tidak begitu). Perlu diketahui saya di kerok +/- baru 7 tahun lalu dan sudah berhenti kerok per tahun 2011. Solusi kerok dapat membuat pori2 tipis sehingga semakin riskan apabila kita sering melakukannya.
      2. Solusi dari pederitaan saya lakukan terapi dengan cara berolah raga (minimal jalan pagi) dengan jalan cepat di pagi hari dapat membuat sehat jantung dan udara segar membuat otak segar begitupun semua organ kita.
      3. Karena udara di lambung lebih banyak saya menguragi makan karbohidrat (silahkan cari jenisnya) jadi pilih karbohidrat sedikit, buah dan protein. Hindari makanan yang mengakibatkan asam lambung. (banyak situsnya)
      4. Saya sudah berusaha kini saatnya saya berdoa kepada YME dengan membaca surat yassin setelah magrib diharapkan dengan teriak suara saya keluar dan sedikit banyaknya udara akan keluar dari lambung. Karena lambung kosong setelah mengaji saya minum air hangat yang sudah saya siapkan sebelumnya 1 gelas selanjutnya baru makan. Makan an yang saya makan adalah makanan yang lebih banyak pada gizi (buah, sayur dan vitamin)
      5. Saya juga pernah berfikir untuk kedokter, namanya dokter enternis 9dokter penyakit dalam). Hanya sebelum saya ke dokter enternis saya kembali pada prinsip kerja obat. Karena sebelumnya saya pernah sakit panas selama 2 minggu dan setelah ke dokter teryata hanya karena otak dan hati saya yang stress.. jadi lambung pun demikian..ketika kita stress lambung akan stress dan kita mengenalnya dengan maag / kembung.
      6. Nah semoga cerita saya dapat memotivasi mba untuk menyembuhkan maagnya. Singkatnya mba mesti terapi bukan minum obat:
      Terapinya sebagai berikut :
      – atur pola makan (sarapan, makan siang,dan malam <dari jam 19.00)
      – sediakan waktu untuk olah raga pagi min 30 menit setiap hari (bagun paling telat jam 5.30)
      – jangan tidur terlalu malam (paling malam jam 10)
      – dilarang minum dingin dan perbanyak minum hangat (terlebih bangun tidur)
      – hindari makanan yang tidak di perbolehkan : dimulai buah2an, makanan, dan minuman (silahkan browsing)
      – yakinlah bisa di lakukan dan semoga terapinya lancar minimal nanti mba bisa mengerti kebutuhan perut mba untuk selanjutnya.
      Terima kasih, semoga bermanfaat.
      wassalam.

  • mynameistrihastuti (@trihastuti_87)  On Februari 3, 2014 at 11:53 am

    saya ibu berumur 47 thn , mempunyai keluhan perut bagian atas suka perih, kembung, yang kanan atas suka terasa ganjel kalau duduk . sudah berlangsung sekitar 4 tahun.udh di USG organ liver, ginjal, pankreas tidak bermasalah . kalau makan pedas perut jadi sedikit panas, perih kaya luka , tapi kalau dibawa tidur agak enakan. mohon solusinya . terima kasih.

    • rozaxandriana  On Februari 5, 2014 at 3:54 am

      Terimakasih ibu,, sebelumnya saya hanya mencoba membatu untuk saling berbagi informasi…
      saya mengalami kembung berkepanjangan dan berfikir orang yang kembung serbasalah.. makan salah dan tidak makan salah akhirnya dibantu dengan obat-obatan bahkan minta analisa dokter… ini pikiran yang salah loch bu…
      ibu bisa cek dulu ke dokter untuk berkonsultasi apakah ada gangguan. Biasanya dianjurkan untuk di cek up terlebih dahulu. Coba berkonsultasi dengan dokter penyakit dalam yah…
      ibu harus menjauhkan makanan-makanan yang dapat menganggu lambung dan usus. Apabila setiap hari buang air besar lancar dapat dipastikan pencernaan ibu baik.. warna dari ferses yang baik adalah kuning bersih.. apabila warnanya hitam ada masalah pada pencernaan.
      Pantangan makanan seperti : pedas, minyak dan lemak dihindari dulu yah…
      Perbanyak makanan seperti : sayuran (wortel, brokoli, bayam, dll) dan buah (apel, jeruk, pisang,dll)
      Masaklah sayuran tanpa zat pewarna, pemanis dan perasa. Dianjurkan antara asin dan manis dikonsumsi secara wajar tidak berlebihan untuk menghindari hipertensi dan diabetes. Porsi air putih diperbanyak dan hilangkan minuman seperti teh, kopi dan yang bersoda.
      Buat schedule makanan selama 1 minggu yang dapat membatu penyembuhan ibu dengan standar tidak berlemak dan berminyak. Kabrohidrat (nasi) jangan terlalu banyak cukup sehari sekali saat siang makan nasi, selebihnya sayuran dan buah di pagi hari dan malam hari. Apabila ibu lapar asupan buah sebagai cemilannya jangan makanan instant. Dan perbanyak istirahat.
      Porsi makan ibu apabila BB tergolong GEMUK jangan lebih dari 500 kallori per kali makan. Lebih baik makan sedikit tapi sering.
      Berolah raga setiap pagi seperti : jalan cepat pagi hari paling simple dan sangat baik untuk seusia ibu.
      Dengan ikhtiar, berusaha dan berdoa insyaallah diberikan kemudahan AMIN.
      Semoga dapat membantu ya bu…

  • Akeu  On Juli 1, 2015 at 5:47 am

    Anak saya berumur 2 Th dan sudah 2 minggu ini mengalami perut kembung (udara) dan BAB tidak lancar. Dalam 1 hari bisa 5-6 kali BAB, kotoran yang dikeluarkan pun berbentuk cairan (mencret) dan keluar sedikit-sedikit. Kondisi yang saya lihat anak tidak rewel atau tidak merasakan nyeri pada perutnya, dia tetap ceria bermain seperti biasa, namun tetap saja saya risau dengan BABnya tersebut.
    Mohon informasi bagaimana cara mengatasinya, agar BAB anak saya lancar kembali. Terimakasih…..

    • rozaxandriana  On Juli 13, 2015 at 4:40 am

      Makanan dalam lambung dicerna menjadi bubur kemudian diteruskan ke usus dan dicerna oleh enzim. kemungkinan anak ibu diare karena BAB sampai 5x dalam sehari. Namun jangan kasih obat diare karena dikhawatirkan akan menghambat kuman keluar dari tubuh anak ibu.
      1. Berilah ASI, susu formula yang cocok dan makanan padat
      2. Beri oralit untuk menganti cairan yang hilang.
      3. Jangan beri obat diare dahulu sebelum instruksi dokter
      4. Hindari dahulu makanan berserat seperti sayuran dan buah di khawatirkan terlalu banyak serat
      5. konsultasikan dengan dokter setiap perkembangannya
      Cobalah beberapa makanan berikut :
      1. Pisang, Apel, Kentang dan wortel jadikan bubur untuk anak ibu.
      2. Bubur atau nasi tim
      3. Jus buah (jangan melon) cobalah alpukat
      4. Hindari pewarna, pemanis dan perasa buatan carilah yang alami
      Awasi makanan anak, cara anak bermain (jari masuk kemulut dapat menjadi penyebab diare), zat kimia (pewarna, perasa, pemanis).
      Semoga tipsnya dapat membantu. Terimakasih

  • Eddy  On Juli 4, 2015 at 10:00 am

    saya kena asam lambung tinggi sudah 2 tahun ini, sakit kadang timbul kadang hilang, nyeri lambung terasa perih kadang kembung. dan sekarang terkadang terasa aneh di ulu hati berdenyut denyut keras tidak rasanya sampai ke tenggorokan dan klo sering seing tersasa sampai pusing, sakit apakah itu..? mohon balasannya di email: sumberalam_stone@yahoo.com
    terimaksih

    • rozaxandriana  On Juli 13, 2015 at 4:51 am

      untuk mengatasi asam lambung berkepanjangan perlu kesabaran dan komitmen dalam berobat.
      dengan melakukan terapi yang rutin insya allah dapat sembuh..
      silahkan dilakukan hal sebagai berikut :
      1. Setiap pagi menghirup udara segar min 15 menit (pk. 05.00-06.00)
      2. Minum air putih / madu setiap bangun tidur
      3. Sarapan pagi Brokoli (jangan terlalu banyak kalau asam urat) 500 gr apabila kurang kenyang dapat ditambah pisang atau roti 2 putih lembar.
      4. Siang hari silahkan makan nasi (seporsi nasi KFC) dengan lauk TIDAK BERMINYAK dan diwajibkan sayuran. cuci mulut dengan buah papaya / pisang.
      5. sore hari silahkan makan yang mudah di cerna, seperti bubur ayam, roti gandum, dll
      6. PRINSIPNYA : makan nasi hanya siang (jangan terlalu kenyang), apabila lapar beri makanan sehat yaitu : Tidak berminyak, tidak pewarna, pemanis, dan perasa.
      7. ayam bakar, ikan bakar lebih baik dari pada di goring
      8. tempe / tahu goreng boleh tp dengan minyak yang baik lebih baik direbus.
      9. jauhkan mie instant, dengan makan lauk saja insya allah cukup tanpa nasi dan itu lebih baik.
      10. setelah malam sebelum tidur minum madu dengan air hangat segelas
      11. insya alalh dengan ikhtiar, berusaha dan berdoa akan sembuh.
      Terima kasih

  • liaafni  On April 8, 2016 at 11:44 pm

    Postingan yang sangat bermanfaat

  • Rahman  On Juli 11, 2016 at 1:34 am

    Perkenalkan saya rahman umur 40tahun. 1minggu ini saya dirawat di Rs karena setiap pagi saya mengalami mual dan muntah2 parah. Disertai badan lemes dan kehilangan nafsu makan.
    Perut saya tidak sakit sama sekali dan saya juga tidak mengalami demam.
    Selama di rawatpun dikasih cairan infus. Dan muntah nya sdh tidak ada tapi mual dan begah. males makan tetap ada. Hal ini akan hilang menjelang siang sampai malam. Saya merasa kondisi badan saya fit kembali *diluar nafsu makan yang kurang.
    Saya sydah melakukan USG hasil nya semua normal kecuali ada pelemakan di hati.
    Dokter menyarankan endoskopi tapi blm saya lakukan. Karena keterbatasan biaya.
    Besar harapan saya, para pembaca disini ada yang bisa bantu

    Salam
    Rahman

    • rozaxandriana  On Juli 11, 2016 at 10:16 am

      seimbangankan SGOT dan SGPT nya dengan kunyit, coba sehari segelas dan berolah raga setiap hari.. semoga bermanfaat

  • rozaxandriana  On April 17, 2015 at 10:10 am

    terima kasih 🙂

Trackbacks

  • By laporan observasi minuman beralkohol | PDF Finder on Januari 7, 2015 at 7:22 pm

    […] serat, antara lain sayuran tertentu (sawi, kol), buah-buahan tertentu (nangka, pisang … Download SEPUTAR PERUT KEMBUNG DAN CARA MENGATASINYA | CURHAT DAN ILMU | […]

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: