Monthly Archives: November 2010

FINANCIAL LOGIC

Semula saya sangat pusing dengan apa yang musti sya lakukan dnegan kondisi keuangan saya.

Satu sisi saya sangat ingin hidup cukup, cukup makan, cukup tidur, cukup sehat, cukup tempat tinggal, cukup untuk anak, cukup untuk sekolah dan kuliah serta cukup kendaraan. Semuanya adalah kebutuhan yang musti dipenuhi.

Iseng cari di internet mendapatkan satu motivasi diri tentang memaknai hasil yang telah kita peroleh dan apa yang kita harapkan. Mungkin dapat membatu untuk kehidupan saya selanjutnya dan mungkin anda yang membaca.

Financial seseorang dapat dikatakan mantap apabila dia telah menggunakan pendapatannya secara bijaksana dengan tidak menggunakan pendapatan fixnya (GAJI). Oleh karena itu financial yang mantap adalah apabila kita telah memiliki pendapatan tambahan diluar pendapatan fix kita.

Mungkin pembaca agak sulit untuk memulai hidup dengan mencari atau melakukan kegiatan di luar kerja yang dapat menambah penghasilan. Baiklah tidak masalah asal kita dapat dengan bijaksana mengaturnya. Berikut financial logic menurut saya yang dapat kita lakukan apabila belum bias mencari tambahan di luar gaji yang kita dapatkan.

Misalkan seseorang wanita mempunyai gaji sebesar Rp 2.290.000 per bulan, tetapi total pengeluaran untuk biaya hidup, cicilan motor dan utang kartu kredit serta premi asuransi anda adalah sebesar Rp 2.665.000 per bulan. Ini menujukan bahwa wanita tersebut mengalami defisit yakni sebesar Rp 375.000, dengan defisit ini berarti ia tidak memiliki pos dana untuk tabungan, ivestasi, maupun dana darurat.

Dengan kondisi seperti ini pula (defisit) ia akan menutupinya dengan melakukan utang (melalui kartu kredit), pada akhirnya wanita ini kelak akan gali lubang tutup lubang.

Sebelum kondisi gali dan tutup lubang terjadi maka ada sebuah cara yang sederhana untuk memperbaikinya adalah dengan mengendalikan pengeluaran yang tidak perlu.
Berikut ini adalah rinciannya:

Tabel

Sebelum Dikendalikan Sesudah dikendalikan Keterangan
PEMASUKAN Gaji Bersih Rp 2.280.000 Rp 2.280.000 Tdk berubah
Total Rp 2.290.000 Rp 2.290.000 Tdk berubah
PENGELUARAN Utilities
Gas Rp 70.000 Rp 70.000
Air Rp 60.000 Rp 60.000
Listrik Rp 160.000 Rp 160.000
Telpon Rp 70.000 Rp 70.000
Handphone Rp 170.000 Rp 170.000
TV Kabel Rp 135.000 Tidak perlu
Internet Rp 100.000 Rp 100.000
Makanan
Grocery Rp 200.000 Rp 200.000
Restoran Rp 100.000 Rp 100.000
Transportasi
Bensin dan Parkir Rp 450.000 Rp 350.000 Efisiensi
Cicilan Motor Rp 380.000 Rp 380.000
Lain-lain
Asuransi Kesehatan Rp 150.000 Rp 150.000
Fitness Member Rp 100.000 Tidak Perlu
Kartu Kredit Rp 200.000 Rp 200.000
Pakaian Rp 100.000 Rp 80.000 Efisiensi
Salon Rp 90.000 Tidak Perlu
Kosmetik Rp 50.000 Tidak Perlu
Langganan Koran Rp 80.000 Tidak Perlu
Tabungan, Investasi & Dana darurat
Investasi Reksa Dana Rp 150.000 Perlu
Dana Darurat Rp 100.000 Perlu
TOTAL PENGELUARAN Rp 2.665.000 Rp 2.290.000
SURPLUS (DEFISIT) Rp (375.000)

Mari kita evaluasi catatan pemasukan dan pengeluaran diatas dengan cara seperti yang dituliskan di awal “mengendalikan pengeluaran yang tidak perlu”. Contohnya cable TV, ini adalah pengeluaran yang tidak perlu atau tidak wajib, anda dapat memonton acara TV tanpa menggunakan cable TV.

Lainnya adalah Fitness membership, anda dapat berolah raga tanpa pergi ke fitness centre bukan? Salon, cosmetic, langganan koran juga bukan termasuk dalam pos pengeluaran yang wajib, bukankah koran online saat ini sudah banyak? Dapat dibaca melalui internet?

Demikian juga dengan transportasi, sebelumnya ia sering melakukan kombinasi menggunakan angkutan umum (taksi) dengan kendaraan sendiri (motor) namun dengan efisiensi, penggunaan kendaraan pribadi dioptimalkan.

Bayangkan jika ia mengkapus cable TV, fitness membership, salon, cosmetic, dan langganan majalah serta efisiensi penggunaan kendaraan maka wanita tersebut sudah dapat menekan defisit sebesar Rp 375.000,00 per bulan, bahkan lebih dari itu ia memiliki tabungan, investasi serta pos dana darurat sebesar Rp 250.000,00 per bulannya.

Terkadang pengeluaran lebih besar dari pada pemasukan belum tentu karena pemasukannya yang terlalu sedkit tetapi karena kebiasaan menghamburkan uang.  Bahkan jika anda memiliki pekerjaan dengan ‘gaji tertinggi’ di dunia pun, anda dapat berada dibawah hutang akibat kebiasaan anda.

Sedikit masukan dan keinginan saya adalah kita mesti segera menyisingkan lengan baju untuk menambah penghasilan dengan cara apapun tentunya dibenarkan sehingga halal. Ada beberapa langkah mudah dimana hal tersebut dapat kita lakukan dengan moda yang minim. Seperti ;

  1. Mulai dari yang Anda sukai
    Anda bisa mulai mencoba membuka usaha Jahitan Baju dan Jahitan Pakaian yang sesuai dengan hobi atau kesukaan Anda. Karena kalau sudah suka, Anda tidak akan cepat bosan dan mudah menyerah menjalankannya walaupun mungkin di masa-masa awal akan ada banyak tantangan.
  2. Mulai dari yang Anda kuasai
    Atau bisa mencoba dengan membuka usaha yang memang sudah Anda kuasai bidangnya cthnya Jahit Baju atau Jahit Pakaian. Waluapun belum berpengalaman berwirausaha, tapi saya yakin Anda memiliki keahlian yang bisa dimanfaatkan. Misalnya saja dengan keahlian Anda dalam pembukuan (akuntansi), Anda bisa mulai usaha jasa pembuatan laporan keuangan untuk usaha kecil atau Jahitan Baju dan Jahitan Pakaian.
  3. Telusuri kemana uang Anda pergi
    Cara lain yang bisa Anda lakukan adalah dengan menelusuri kemana uang Anda pergi selama ini. Tujuan membuka usaha Konveksi Baju dan Konveksi Pakaian adalah untuk menambah penghasilan bukan, maka Anda perlu melihat bagaimana caranya uang berputar. Berpindah tangan dari konsumen ke penjual, agen Konveksi Baju dan Konveksi Pakaian, produsen dan seterusnya. Coba lihat bahwa Anda selama ini mengeluarkan uang untuk membeli buku, foto kopi, makan, kos, transport dan sebagainya. Teliti satu persatu arus uang yang sudah Anda keluarkan pada sopir angkot, pengusaha makanan, toko buku dan sebagainya. Mungkin ada salah satu celah dimana Anda bisa menikmati keuntungan dari arus uang tadi.

nah sekelumit upaya saya mungkin dapat membantu kita dalam melakukan penggunaan uang kita ataupun menciptakan lapangan kerja untuk yang membutuhkannya.

Amin

ABOUT OF YOU

Malam ya sudah makin gemerlap

Suara sudah semakin sunyi

Detak jantung ku pun telah terdengar berpacu dengan detik
jam

 

Oh… hampa nya hati ini dan tubuh ini

Merindukan belaian dan kehangatan mu

Seribu kata ku lontar namun kau tak kunjung datang

Ku merintih kehangatan dalam pelukan kasih sayang

Ku menjerit dalam gelora

Simpang tak pasti di otak ku mala mini

Sosok kamu tetap ada meski tak kumiliki

Sosok dia yang kini hadir tlah menggantikan mu

Meski tak sama seperti dirimu..

Kasih yang terkendali oleh waktu

Cinta yang berembun penistaan

Dan surga yang berpintu penghianatan

Ku ingin melaluinya namun tak ada garansi yang pas

Semuanya masih samar

Kebingaran cinta dan canda dia memang ku suka

Dalam duka pun ku masih dapat tertawa

Apakah dia wujud asli untuk diriku

Ataukah hanya pengisi jalan hidupku

Masanya akan tiba aku hanya menunggu dan berencana

Semoga terlaksana sesuai cipta yang tlah ku buat

amin